u4-1001955822
Jalan Santai Sehat dan Unik Peringatan Hari Pahlawan 2025

JALAN SANTAI SEHAT DAN UNIK PERINGATAN HARI PAHLAWAN 2025
( Cicik Wahyuning Utami, S. Pd )

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, tanggal 10 Nopember 2025, SPENSAJA mengadakan acara spesial yaitu Jalan Santai Sehat dan Unik yang diikuti oleh seluruh warga SPENSAJA.

Sebelum kegiatan ini dimulai, seluruh warga SPENSAJA mengikuti Upacara Hari Pahlawan sekaligus Pengukuhan Pengurus OSIS angkatan 2025-2026.

Kegiatan Jalan Santai dimulai pukul 07.45 yang dibuka oleh Kepala SMPN 1 Jatiroto, Bapak Minardi Yuwono, S. Pd. Kegiatan ini dinamakan Jalan Santai Sehat dan Unik karena seluruh guru dan siswa berjalan santai dengan mengenakan baju adat, baju profesi atau baju tema kepahlawanan.

Mereka berjalan sesuai rute yang ditentukan dan berjalan dengan tertib berdasarkan kelasnya masing-masing dan didampingi oleh wali kelasnya dan bapak ibu guru yang lain. Di barisan pertama, Bapak dan Ibu kepala sekolah, selanjutnya kelas 7 A – H, kelas 8 A-H dan kelas 9 A-H. Jalan santai sehat dan unik ini memberikan banyak doorprize.

Setelah jalan santai, anak- anak dan bapak ibu guru bisa membeli makanan dan minuman di bazar Dharmawanita SPENSAJA. Setelah itu diadakan pengundian yang diselingi dengan pentas seni perwakilan setiap kelas.

Acara ini berjalan sangat meriah. Seluruh warga SPENSAJA tampak bahagia menikmati acara demi acara berdasarkan rundown yang sudah dibuat.

Berikut ini link you tube untuk Video Jalan sehat dan Video Outfit Peringatan Hari Pahlawan

https://youtube.com/shorts/XKX_RQDmNP8?si=HFk9FkiEVK1qlmtX

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait